Sepanjang Jalan Itu Indah. Part 1
Hai kak,
Saya punya
cerita sewaktu saya memiliki keinginan pergi ke tempat yang paling indah
di dunia ini, saya tipe suka balap saat berkendara, tapi tempat yang
saya ingin tujui saya ingin jalananya mulus semulus aspal, mungkin ada
jalanan yang rusak sehingga jauh-jauh hari saya bertanya ke kawan saya
untuk mencari tahu bagaimana jalanan menuju ketempat itu, saya
mempelajari dimana titik jalanan yang musti saya lewati dengan
pelan-pelan, ada sekitar 4 jam tiap hari saya pelajari jalanan itu. hari
ke 10 saya sudah mantap mempersiapkan dimana titik letak jalanan rusak
itu. keesokan harinya saya berangkat dan mencoba mengingat apa yang
selama ini saya pelajari tentang jalanan rusak itu. ternyata jalanan
rusak itu tidak separah apa yang saya bayangkan, tapi ada beberapa titik
jalanan rusak yang saya lupa sehingga saya harus berpikir keras untuk
mengingatnya kembali. saya sudah hampir menyerah tapi setelah saya
berusaha, saya kembali mengingatnya, dan akhirnya saya selesai melewati
jalanan rusak itu dengan penuh kekegembiraan. 2 jam saya mendekati
tempat yang indah itu, rupa-rupanya saya terkecoh dan salah jalur dan
tiba di tempat yang tidak saya inginkan. ini kesalahan saya. saya tidak
terlalu perhatikan. saya ceroboh.
saya tiba ditempat yang
tidak saya inginkan, saya kecewa, saya sedih, saya marah pada tuhan,
saya takut melihat kekecewaan di wajah orang tua saya. saya lupa
ternyata dalam mobil itu ada beberapa kawan saya, ih saya langsung
malu-malu sama mereka karena mereka lihat saya seperti wanita terlemah
di dunia, duduk termenung dan menangis. mereka menghampiri saya dan saya
kembali tersenyum, kembali mendapatkan motivasi untuk tetap mengejar
mimpi-mimpi yang terpendam, kembali mengatur apa yang harus di ubah.
Saya selalu berdoa untuk
didekatkan dengan kawan-kawan terbaik, itu terkabulkan. Tuhan maha
dengar apa yang saya. inginkan. Terima Kasih tlah membantu saya
melewati jalanan rusak. anda lah yang terbaik menemani saya mempelajari
jalanan rusak
Comments
Post a Comment